SUMUR DAN POHON KERAMAT

KEAJAIBAN AIR SUMUR DAN POHON BUNGA CEMPAKA DI MASJID AL-HASAN DESA GONDANG KECAMATAN CEPIRING KABUPATEN KENDAL

Masjid Al Hasan yang beralamat di desa gondang kecamatan cepiring kabupaten kendal terkenal dengan sebutan mesjid keramat, juga sering dibilang mesjid wali.Mengapa bisa disebut seperti itu ?
Karena mesjid al Hasan didirikan  di atas bangunan yang sudah ada pondasi yang berbentuk masjid, serta sudah mempunyai arah kiblat/arah ka’bah.
Di samping pondasi sebelah selatan terdapat sebuah sumur, dan air sumur tersebut sering digunakan sebagai sarana pengobatan bagi orang yang terkena penyakat berat, seperti lumpuh,kangker,liver dll. Banyak orang berdatangan setiap malam jum’at kliwon ataupun pada siang harinya karena menginginkan kesembuhan penyakitnya. Dan alhamdulillah banyak yang berjodoh dan sembuh penyakitnya.
Konon kabarnya pondasi masjid tersebut dibangun oleh seorang kyai yang terkenal dengan sebutan Mbah Tunggul atau Yai Tunggul.Beliau seorang Ulama dari Banten, dan pada waktu itu beliau mendengar bahwa di Jawa masih sedikit terjamah agama islam, lalu beliau bertekat untuk menyebarkan agama islam di Jawa Tengah. Sampailah beliau di Desa Gondang Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal, yang pada waktu itu masih berbentuk rawa – rawa yang dihuni banyak keong gondangnya/ sebangsa keong mas. Dan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan buruh. Karena banyaknya keong gondang tersebut, akhirnya di desa itu diberi nama Desa GONDANG, yang diambil dari kata-kata keong gondang.
Akhirnya beliau menetap di desa tersebut dan mengajar warga dengan ilmu agama islam yang benar. Karna pada waktu itu warga desa masih banyak yang menganut ajaran animisme dan dinamisme.
Karna semakin banyaknya pengikutnya, akhirnya Mbah Tunggul ingin mendirikan masjid untuk berkumpulnya jamaah dan untuk sholat berjamaah.Maka dibuatlah pondasi masjid beserta sumurnya untuk wudlu dan bersuci.
Belum sempat Mbah Tunggul menyelesaikan masjid tersebut, beliau sdah diambil oleh Allah swt.Beliau meninggal pada umur 135 tahun, tanpa meninggalkan istri maupun keturunan. Akhirnya masjid tersebut dilanjutkan pembangunannya oleh  Mbah Hasan / Kyai Hasan, yang akhirnya dijadikan nama masjid tersebut Masjid Al-HASAN.Mbah Tunggul dimakamkan di sebelah utara masjid.
Peninggalan Mbah Yai Tunggul :

1. Bangunan Masjid Al-Hasan
2. Sebuah sumur yang dikeramatkan, yang bisa mengobati berbagai macam penyakit.
3. Pohon bunga Cempaka yang sangat wangi aromanya, konon kabarnya pohon tersebut sudah miring dan mau ambruk kearah         masjid,dan warga sepakat mau menebangnya.Malam dimusyawarahkan, ternyata pagi harinya pohon tersebut sudah tegak kembali.

Facebook Comments